Tuesday, June 18, 2013

Que Sera Sera


pernah denger lagunya gak ?
iya, yang biasanya ada di iklan B channel atau mungkin di iklannya Holcim. kalau belum pernah liat, ini videonya yang pake subtitle Indonesia :

video

sahabatku pernah berkata kepadaku, "hidup ini tidak indah, walaupun keindahannya tidaklah seindah pelangi."

      pertama liat iklan itu, langsung jatuh cinta sama lagunya. gak cuma lagunya, maknanya, ceritanya, pesannya. nyentuh banget. Apalagi pas bagian mereka nyanyi bareng semangat banget, Ibu-ibunya ikutan nyanyi, semuanya sih apalagi pas bagian akhir :')
         Pasti mulia banget jadi guru yang ngajarin mereka nyanyi bareng gitu ya. Pasti bahagia banget anak-anak yang punya Ibu hebat kayak gitu. Pasti bangga banget Ibu yang punya anak-anak dengan semangat kayak mereka. Pasti hebat orang yang punya ide bikin itu video. awesome, get it ?

lagu ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1956 dan dinyanyikan Doris Day. Lagu yang berjudul Que Sera Sera ini ditulis oleh Jay Livingston dan Ray Evans. Arti Que sera-sera sendiri itu apasih? artinya whatever will be will be, apapun yang terjadi terjadilah. Versi lagu yang dinyanyiin Doris Day beda sama video di atas, kalau aku lebih suka yang di atas. tapi liriknya, bagusan yang lagu aslinya.

masih banyak yang kurang beruntung dari kita, ayok bersyukur. Alhamdulillah :)

Que sera sera
Whatever will be will be
 The future's not ours to see
Que sera sera
Pin It

Sunday, June 16, 2013

LUKISAN KACA

kebetulan nih, tugas kesenian buat semester 2 kelas 2 itu di suruh ngelukis kaca. hehe iya, first time ngelukis di atas kaca. pertamanya bingung mau ngelukis apa, trus searching di internet ada gambar mukaknya penari. akhirnya memutuskan buat pakek gambar itu. jadi, ini lukisannya repro. Ini hasilnyaa , not bad meskipun banyak cacatnya hehe :)





Pin It

Wednesday, June 12, 2013

SEKOLAH DAMBAANKU


          Aku seorang pelajar berusia 17 tahun yang sedang menuntut ilmu di salah satu sekolah negeri di Jember. Bicara tentang sekolah, menurutku banyak banget hal-hal yang amat diimpikan oleh setiap murid dalam membangun mimpi tentang sekolah dambaan. Termasuk aku. Nah, sekarang aku mau sharing nih tentang sekolah dambaanku. 

Bagaimana Guru di sekolah dambaanku ?

Aku pernah baca artikel tentang pendidikan, filosofi mendidik di amerika bukan untuk menghukum, melainkan untuk merangsang orang agar maju. What a nice idea, right?

Jadi sebenarnya, hal yang menarik dari suatu sekolah adalah pahlawan-pahlawan tanpa tanda jasa yang ada didalamnya, generasi penerus bangsa dan komponen-komponen yang lainnya. Dari berbagai artikel tentang pendidikan atau sekolah-sekolah di luar negeri yang pernah aku baca,pengalaman pribadi, dan fakta-fakta yang ada, aku menyimpulkan kalau guru idaman itu Cuma perlu 2 hal pokok. Tulus dan Ikhlas dalam mengajar. Kenapa harus tulus dan ikhlas? Karena menurutku itu gambaran dari gelar pahlawan tanpa tanda jasa yang sebenarnya.

Kalau guru yang ngajarnya tulus dan ikhlas, dia bakalan ngedidik muridnya sebagaimana tujuan sebenernya murid itu dateng ke sekolah. Iya menuntut ilmu. Dari masa ke masa terlalu banyak perubahan dan persaingan yang akhirnya menyebabkan tujuan semula itu bergeser menjadi “mencari nilai”. Banyak fenomena yang pernah aku sebutin di surat untuk bapak presiden yang aku buat (disini). Misalnya aja nih, nyontek. Faktanya sekarang, banyak guru yang ngajar tapi gak ngajar. Banyak guru yang ngakunya pahlawan tanpa tanda jasa tapi cuma status. Kita sebagai murid dituntut buat dapet nilai bagus tapi gak dikasih pemahaman yang maksimal. Ini yang jadi pokok permasalahan yang sering dihadapi murid jaman sekarang.
 

Selain itu, guru yang aku idam-idamkan itu guru yang bisa ngasih motivasi ke murid-muridnya supaya nanti dia gak cuma jadi orang yang sukses, tapi juga jadi orang yang berguna buat orang disekitarnya juga bangsanya. Bayangin aja kalau setiap guru bisa berbagi konsep pemikiran kepada anak didiknya kalau bangsa ini tanggungan bersama, bukan cuma pemerintah, partai atau petinggi negeri. Pembangunan, perekonomian, pendidikan di negeri ini tanggung jawab bersama, itu kenapa kita perlu murid-murid yang open mind. Kalau guru-gurunya bisa gitu, pasti Indonesia bakalan hebaaat banget karena dengan itu pendidikannya akan terus berkembang :)

Kalau pertemanan yang idaman itu yang kayak apa?

                Selain guru, untuk membangun sekolah dambaan itu juga diperlukan kerjasama yang baik antara guru dan siswanya. Bukan cuma guru yang harus baik dan menjadi contoh, siswanya juga lho. Kalau dalam kegiatan belajar mengajar, siswa yang baik harusnya proaktif.
                Nah, kalau di luar kegiatan belajar mengajar, pasti masalah pertemanan. Iya, hubungan antar siswa. Pertemanan yang asik itu kalau gak ada yang namanya bullying. We have to stop buliiyng. Gak ada yang namanya kaum mayoritas atau minoritas, semuanya sama. Gak asik banget kan kalau masih ada yang namanya menindas dan ditindas, uda bukan jamannya lagi.


 Satu lagi, kita harus punya prinsip satu almamater. Jadi meskipun ada banyak geng atau semacam kelompok gitu, kita tetep satu. Namanya pertemanan itu erat banget hubungannya sama sosialisasi ke sesama temen, jadi menurutku hubungan antar siswa yang idaman itu yang no bulliying dan mau bersosialisasi satu sama lain.

Trus kalau fasilitasnya di sekolah, menurut kamu yang idaman itu gimana ?

Nah ini dia, salah satu penunjangnya. Iya, tempat kita belajar. Fasilitas yang baik itu gak melulu tentang gedung bertingkat atau lapangan yang luas lho. Menurutku, fasilitas yang sekolah wajib punya itu taman sekolah yang hijau dan asri. Apalagi kalau ada air yang mengalir trus udaranya juga bersih. Kenapa harus taman yang hijau ? tujuannya supaya kalau kita pas kita lagi jam istirahat otak kita bener-bener fresh. Jadi waktu kita masuk lagi ke dalam kelas, kita bener-bener siap buat nerima materi yang dikasih. Jadi, selain ruang kesenian, lapangan buat olahraga, labotarium, kita juga perlu suasana hijau di sekolah kita.



Sistem sekolah yang idaman itu gimana ?

          Jujur nih, sebenernya aku agak kecewa sama sistem yang ada sekarang. Dimana-mana yang banyak ditunjang itu akademik, bukan non akademik. Kalau ada lomba yang itu nanti gak bakal ngaruh sama grade sekolah, sekolah bakalan mempersusah jalan kita. Contohnya aja nih, misal ada lomba yang diadain LBB (Lembaga Bimbingan Belajar) pas jam sekolah. Rasanya buat izin itu susaah banget. Coba kalau ada OSP (Olimpiade Sains Provinsi), meskipun pas ujian kenaikan kelas pasti ada kebijakan.
          Sedih kan kalau banyak kejadian gini? sekarang, apa salah kalau aku tanya kenapa ini begitu gak adil? Aku murid dan aku butuh penjelasan. Sekarang kalau di itung, sekelas yang bisa lolos seleksi OSP bisa diitung pake jari. Trus puluhan murid yang lain mau dikemanain? Gimana cara mereka buat berprestasi? Setiap murid berhak kan buat dapet dukungan dari sekolah buat ngikutin lomba-lomba di luar sekalipun gak ngaruh ke grade sekolah nantinya? Karena kemampuannya juga beda-beda.
         Jadi, menurutku sekolah yang dambaan banget itu sekolah yang sistemnya ngedukung semua siswa buat maju. Entah dalam bidang akademik ataupun non akademik. Entah dalam skala nasional atau cuma kabupaten. Semuanya sama-sama proses belajar, bukan?

Apa harapanmu buat pendidikan Indonesia kedepannya ?
                 
      Harapan buat pendidikan Indonesia yang jelas buat ke depannya bisa lebih baik. lebih banyak lagi guru-guru yang mampu menyebarkan semangat kepada murid-muridnya untuk membangun bersama pendidikan yang baik bagi Indonesia. semoga makin banyak murid yang open mind, jadi kalau ada konflik tentang pendidikan, lebih banyak yang mendoakan dan memberikan saran daripada menghujat habis-habisan. semoga kedepannya, pendidikan di Indonesia makin diminati oleh generasi muda. dan yang terakhir, semoga semakin banyak orang-orang hebat yang muncul karena keikhlasan seorang guru.

 kalau sekolah dambaanmu seperti apa :) ?


We love you Indonesia, We do.
Pin It

Wednesday, June 5, 2013

tidak melulu ini dan itu :)

bahwasanya hidup tidak melulu tentang ini dan itu. mungkin saja ini, mungkin itu, seperti ini, seperti itu dan masih banyak lagi.
iya, seperti warna. tidak melulu tentang merah, kuning atau biru. mungkin saja merah muda, hijau pekat, biru sedikit ungu dan masih banyak lagi.



bahwasanya kenyataan tidak melulu tentang keberhasilan dan kegagalan. mungkin saja keberhasilan yang tertunda, usaha yang kurang, waktu yang tidak tepat dan masih banyak lagi.
iya, seperti kesukaan, tidak melulu tentang berhitung, oalahraga atau hafalan. mungkin saja menulis, bermain, melukis dan masih banyak lagi.

bahwasanya keputusan tidak melulu tentang adil dan ketidak-adilan. mungkin saja belajar bersyukur, melihat lebih dekat, ikhlas ataupun yang lainnya.
iya seperti jejaring sosial. tidak melulu tentang facebook, twitter atau blog. mungkin saja pinterest, wikihow, tumblr atau yang lainnya.

bahwasanya sayang tidak melulu tentang memberi dan memperhatikan. mungin saja memendam diam-diam, menyebalkan, bersuara tapi diam, atau yang lainnya.
iya, langit. tidak melulu biru dan tanpa awan. mungkin saja mendung, hujan, dengan petir atau yang lainnya.

bahwasanya ujian tidak melulu tentang matematika dan biologi. mungkin saja ujian hidup, ujian hati, ujian menahan emosi atau yang lainnya.
iya, seperti rindu. tidak melulu menyedihkan atau menyakitkan. mungkin saja menyenangkan, mengagumkan, sangat menyenangkan atau yang lainnya.

bahwasanya keinginan itu tidak melulu menjadi pintar dan sukses. mungkin saja menjadi berguna, bermanfaat, motivator ataupun yang lainnya.
iya, seperti hidup. tidak melulu tentang ini dan itu. mungkin saja ini, mungkin itu, seperti ini, seperti itu dan masih banyak lagi :)
Pin It
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...